Berita

 Network

 Partner

Terjadi Ledakan di Kilang Minyak VI Milik Pertamina Balongan Indramayu

Terjadi Ledakan di Kilang Minyak VI Milik Pertamina Balongan Indramayu

Berita Baru, Nasional – Kilang Minyak VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat milik PT. Pertamina meledak pada Senin dini hari tadi (29/3). Hingga berita ini dibuat kepulan asap hitam bekas kebakaran masih terlihat disekitar tempat kejadian.

Sebelumnya sekitar pukul 00:45 ketika kondisi hujan deras disertai petir, kilang minyak terbesar di Asia Tenggara tersebut terjadi kebaran di tangki T301, lalu beberapa menit kemudian sekitar pukul 1:15 pukul 2:00 dini hari terjadi ledakan hingga dua kali.

Setelah kejadia, PT. Pertamina (Persero) menggelar konferensi pers. Direktur Utama PT. Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan kronologi peristiwa tersebut. menurutnya untuk mengisolasi kebakaran agar tidak menyebar ke area lain, Pertamina melakukan tindakan normal shut down. ­

“Saya ingin sampaikan beberapa poin. Pada jam 00.45 dini hari terjadi insiden kebakaran di tangki T301 di area Kilang Balongan. Kondisi terkini, api sudah bisa dilokalisir. Untuk pemadam dengan foam di pusat nyala api, jadi kami pastikan api tidak menjalar ke wilayah lain. Kita juga lakukan pendinginan di wilayah sekitar,” ujar Nicke dalam konferensi pers, Senin (29/3).

Berita Terkait :  Pahami Perasaan 53 Awak Kapal, Jokowi Utamakan Penyelamatan KRI Nanggala-402

Akibat dari peristiwa tersebut, setidaknya ada 23 korban luka ringan dan 6 korban luka berat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Caya mengatakan korban yang mengalami luka-luka tersebut merupakan warga sekitar yang rumahnya dekat dengan lokasi kejadian, dan ada beberapa korban yang kebetulan sedang melintas ketika kebakaran terjadi.

PT. Pertamina mengungungsikan warga sekitar yang tinggal dekat dengan Kilang Minyak Balongan tersebut ke dua tempat. Sedikitnya ada 500 orang yang diungsikan dari 2 desa, 300 orang diungsikan ke Gor Pertamina dan 200 orang diungsikan ke Pendopo Kabupaten Indramayu.