Berita

 Network

 Partner

4 Hari Hilang, Jasad Korban Laka Air Kali Gajahwong Ditemukan
sumber foto: Twitter Damkar Yogyakarta

4 Hari Hilang, Jasad Korban Laka Air Kali Gajahwong Ditemukan

Berita Baru, Bantul – Seorang pria berusia 57 tahun ditemukan tewas di Dam Bendo, Wukirsari, Imogiri pagi tadi sekitar pukul 06.36, Rabu (07/4).

Sebelumnya tersebar kabar yang memberitakan sebuah kecelakaan air (Laka Air) di DAM Mrican, Giwangan, Kota Yogyakarta pada Minggu (04/4). Akibat kecelakaan tersebut, menyebabkan hilangnya satu korban tenggelam. Korban bernama Ngadiman (57) merupakan warga Jurang Bodon RT9/RW5, Jagalan Banguntapan Bantul.

Setelah hari ke-4 proses pencarian, Posko Tim SAR gabungan yang berada di timur DAM Tegal mendapat informasi ada penemuan mayat di DAM Bendo, Wukirsari, Imogiri, Bantul. Kepala kantor Basarnas Yogyakarta, L Wahyu Efendi mengatakan sesaat setelah pihaknya mendapatkan informasi tersebut, Tim SAR gabungan langsung menuju lokasi untuk memeriksanya.

Berita Terkait :  2 Bulan Jalan Kabupaten Ambles, Pemkab Belum Cairkan Anggaran Perbaikan

“Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi jenazah ke pinggir sungai untuk di identifikasi oleh Tim Inafis,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (07/4).

Wahyu menyebutkan jasad ditemukan sekitar 15 kilometer dari lokasi hilangnya korban. Dengan ditemukannya 1 korban Laka Air tersebut, proses evakuasi Posko SAR gabungan OPS Sar Laka Air sungai DAM Mrican dinyatakan ditutup.

Pihak keluarga menyatakan, dari ciri-ciri yang ada jenazah tersebut merupakan korban Laka Air DAM Mrican, Giwangan pada hari Minggu, 4 April 2021, atas nama ngadiman (57). Kemudian jenazah di bawa ke RS Bhayangkara untuk selanjutnya Tim SAR serahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan di Sragen.

Kronologi kejadian bermula ketika korban besama anaknya, Gabriel Lindu Dwi Atmaja (14) pergi mencari ikan di Dam Mrican, Minggu (04/4). Korban mencari ikan dengan cara menyelam masuk ke dalam sungai. Namum, Gabriel yang menunggu ayahnya menyelam di pinggir sungai, setelah ia tunggu beberapa lama sang ayah tidak kunjung muncul ke permukaan.

Berita Terkait :  Persiapan Hadapi Siklon Seroja, BPBD Bantul Adakan Mitigasi di 20 Desa Rawan Bencana