Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Disdikpora Gunungkidul Keluarkan Kebijakan Pengganti Ujian Nasional
Bupati Sunaryanta cek kesiapan belajar tatap muka dalam rangka memastikan pelaksanaan ASPD.

Disdikpora Gunungkidul Keluarkan Kebijakan Pengganti Ujian Nasional



Beritabaru, Gunungkidul – Dinas Pendidikan dan Olahraga Gunungkidul memastikan penyelenggaraan Assesment Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) tingkat SMP. Program tersebut direncanakan untuk dijadikan pengganti  Ujian Nasional (UN) yang akan dilaksanakan pada tanggal 5-8 April mendatang.

Kepala Bidang SMP Disdikpora Gunungkidul, Kisworo mengatakan bahwa proses pembelajaran selama masa pandemi masih menggunakan model online sehingga belum ada program untuk tatap muka di sekolah. Meski demikian, untuk ASPD akan ada kebijakan khusus dari pemerintah sehingga dapat dilaksanakan di sekolah.

“Salah satu alasan mengapa harus dilaksanakan secara langsung bukan secara online, karena untuk menjaga integritas dan kejujuran. Pasalnya, di sekolah kan ada yang mengawasi sehingga pengerjaannya bisa berlangsung secara adi,” ujar Kisworo pada (20/03/21) sebagaimana dilansir dalam portal ppid.gunungkidulkab.go.id.

Kisworo melanjutkan bahwa untuk pelaksanaan tetap akan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu, pelaksanaan ASPD juga dilakukan secara bergantian sehingga tidak ada kerumunan di sekolah. Meski demikian, hasil dari ASPD tidak menjadi penentu kelulusan, akan tetapi nilai dari hasil tersebut bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Gunungkidul, Eddy Praptono mengatakan bahwa untuk pelaksanaan ASPD sudah ada persiapan dari masing-masing sekolah, bahkan di beberapa kesempatan Bupati Sunaryanta melakukan pengecekan ke sekolah guna mengetahui kesiapan dalam menyelenggarakan program pengganti Ujian Nasional ini.

“Untuk memekasimalkan nilai dalam ASPD, kami telah menyelenggarakan tryout untuk mengerjakan soal-soal. Akan tetapi, hasil dari uji coba tersebut belum memuaskan sehingga ada kebijakan konsultasi tatap muka bagi siswa kelas IX SMP atau kelas 6 SD,” ujarnya.

Mudah-mudahan minggu depan sudah dapat dimulai, harapannya dengan adanya konsultasi tatap muka tersebut dapat memaksimalkan hasil dalam ASPD, sambungnya.