Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

FORSEMASHI Tegas Tolak Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Jabatan Presiden
Sejumlah pengurus FORSEMASHI (Foto: Beritabaru.co)

FORSEMASHI Tegas Tolak Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Jabatan Presiden



Berita Baru, Yogyakarta – Forum Senat Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum se-Indonesia (FORSEMASHI) tegas menolak penundaan Pemilu 2024 dan penambahan masa jabatan presiden.

Koordinator Pusat FORSEMASHI Muhammad Suhud mengatakan wacana penundaan pemilu 2024 dan penambahan masa jabatan presiden oleh elit politik sangat jelas melanggar konstitusi dan mencedrai nilai-nilai demokrasi

“Penundaan pemilu 2024 dan penambahan masa jabatan presiden jelas melanggar konstitusi dan tidak bisa dipaksakan, jika tetap dipaksakan baik ditempuh secara jalur formal atau tidak merupakan bentuk pengkhianatan terhadap konstitusi dan mencedrai nilai-nilai demokrasi yang ada di negara kita” ujarnya.

Pria yang juga mahasiswa UIN Sunan Kalijaga itu juga meminta Presiden Jokowi untuk lebih tegas menanggapi hal ini, karena yang menyampaikan wacana penundaan pemilu 2024 dan penambahan masa jabatan presiden adalah menteri dan beberapa ketua partai.

“Konstitusi kita ini kan komitmen bersama dalam bernegara tidak bisa diubah semena-mena hanya karena kepentingan kaum elit. Jokowi harus tegas menggapi hal ini apalagi yang menyampaikan adalah menteri dan beberapa ketua partai yang masuk dalam parlemen” katanya

Sebelumnya, ramai diperbincangkan wacana penundaan Pemilu 2024 dan juga penambahan masa jabatan Presiden. Diketahui, beberapa waktu yang lalu Presiden Jokowi juga telah memerintahkan menterinya untuk berhenti membicarakan wacana tersebut.

Kendati demikian, gejolak penolakan masih terjadi di berbagai daerah di Indonesia yang ditandai dengan banyaknya aksi demonstrasi yang masih belum puas akan pernyataan Jokowi yang masih dinilai multi tafsir.