Berita

 Network

 Partner

Balai Kota Yogyakarta sebagai Kawasan Wajib Vaksin dan Masker

Pemkot Yogyakarta Berlakukan Balai Kota Sebagai Kawasan Wajib Vaksin dan Masker

Berita Baru, Yogyakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta resmi memberlakukan Balai Kota (Balkot) sebagai kawasan wajib vaksin pada Kamis (02/09/2021). Bagi masyarakat yang ingin memasuki kawasan tersebut maka harus bermasker dan tetunya sudah divaksin.

Sebagaimana diketahui, Pemkot Yogyakarta telah lama memberlakukan Balkot Yogyakarta sebagai kawasan wajib bermasker. Lalu kebijakan pemberlakuan Balkot sebagai kawasan wajib vaksin merupakan upaya penguatan dan dorongan agar seluruh masyarakat tervaksin serta menjamin Balai Kota Yogyakarta sebagai lingkungan yang sehat.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. Ia menyampaikan, bahwa Pemkot Yogyakarta sudah lama memberlakukan Balkot sebagai kawasan wajib bermasker. Di sisi lain, pemberlakuan Balkot sebagai wajib vaksin merupakan salah satu upaya penguatan dan dorongan agar semua masyarakat sudah divaksinasi Covid-19.

Berita Terkait :  Pemda DIY Resmi Perpanjang PPKM Mikro hingga 14 Juni 2021

“Ini jadi penguatan bahwa kami berkomitmen agar vaksinasi bisa dilaksanakan lebih cepat. Warga Kota Yogya atau siapa pun yang ingin berurusan dengan Pemkot Yogya di Balai Kota, paling tidak tubuhnya sudah divaksin,” kata Heroe saat peluncuran Balai Kota Yogyakarta kawasan wajib masker dan vaksin, dikutip dari portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta, Kamis (02/09/2021).

Selanjutnya, Heroe menjelaskan, bahwa pemberlakuan ini akan menghalangi pelayanan. Bahkan, dengan adanya pemberlakuan ini menjadikan warga untuk segera divaksin.

“Ini tidak menghalangi pelayanan, ini membuat warga agar segera vaksin. Ini juga memberi penguatan agar kita semua dan para tamu yang hadir ke balai kota juga mendapat kepastian jaminan di balai kota adalah lingkungan sehat dan potensi sebaran rendah,” jelasnya

Berita Terkait :  PSTI DIY Gelar Rakerda, LTAD Jadi Fokus Garapan

Heroe menambahkan, bahwa Menteri Kesehatan menyebut vaksinanasi di Kota Yogyakarta telah mencapai 153 persen dari total jumlah penduduk Kota Yogyakarta. Menurutnya, hal ini tercapai atas dasar kerja sama yang baik antara tim nakes, relawan dan instansi serta masyarakat.

“Menteri Kesehatan menyatakan vaksinasi di Kota Yogya sudah 153 persen dari jumlah penduduk. Itu tertinggi di Indonesia. Jadi kecepatan vaksinasi kita dari tim nakes, relawan dan instansi serta masyarakat sudah melakukan kerja keras agar vaksinasi bisa tinggi,” terang Heroe.

Oleh karena itu, Heore berharap, agar kerja sama yang telah berlangsung dengan baik ini masih bertahan. Lebih lanjut, ia berharap agar tetap menjaga protokol kesehatan meski sudah tidak lagi pandemi.

Berita Terkait :  Vaksinasi dan Efektivitasnya dalam Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

“Mari sukseskan vaksinasi dan percepat vaksinasi dengan mencanangkan wajib masker dan vaksin di Balaikota. Harapan kami ini betul- betul menjadikan kita semua bisa melewati pandemi dengan sehat. Kalau sudah divaksin jangan mengendorkan dalam menjalankan protokol kesehatan,” pungkas Heroe.