Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Vaksinasi Covid Tahap II di Sleman Sasar Pekerja Sektor Pendidikan
Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman

Vaksinasi Covid Tahap II di Sleman Sasar Pekerja Sektor Pendidikan



Beritabaru, Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melauli Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman resmi merilis jadwal vaksinasi Covid-19 Tahap II. Dinkes Sleman mengumumkan jadwal ini melalui laman instagram kabar Sleman (15/03/2021). Dalam vaksinasi Covid tahap II ini, vaksinasi menyasar para pekerja sektor pendidikan.

Adapun para pekerja sektor pendidikan yang menjadi sasaran vaksinasi kali ini seperti, ASN dan Guru, Administrasi Sekolah, Petugas Keamanan Sekolah, dan Tenaga Pendidik Penunjang lainnya. Pekerja sektor pendidikan yang mendapat vaksinasi tersebut dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP sampai SMA/SMK di Kabupaten Sleman.

Sementara itu dalam pelaksanaannya, vaksinasi ini memiliki beberapa ketentuan. Ketentuan-ketentuan ini berlaku bagi para peserta vaksinasi. Ketentuan-ketentuan yang berlaku seperti:

1. Peserta vaksinasi wajib membawa identitas diri atau keterangan dari sekolah asal

2. Peserta vaksinasi wajib mendaftar terlebih dahulu di web: daftarvaksin.go.id.

Lebih lanjut, gelombang ke II vaksin ini akan berlangsung pada 9 Maret 2021 hingga 20 Maret Maret. Sementara itu, tempat penyelenggaraannya berada di puskesmas wilayah dari sekolah masing-masing peserta.

Di sisi lain, setelah merilis jadwal vaksinasi Covid-19 tahap II ini, Pemkab Sleman memberi pesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

“Menghimbau kepada masyarakat , baik calon penerima vaksin maupun yang telah memperoleh vaksinasi tahap pertama, untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan melakukan CITA MAS JAJAR (Cuci tangan, Memakai Masker, dan Menjaga Jarak) guna memutus mata rantai penularan Covid-19,” Tulis dalam laman kabarsleman.

Dalam rilisan terakhir pada 11 Maret 2021, angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten yang berada i utara Provinsi DIY ini terhitung cukup tinngi. Pemkab selama ini telah melakukan screening terhadap 43.803 orang. Mendapat hasil suspek sebanyak 4.567 orang, dan kasus konfirmasi positif terhitung 10.685 orang.