Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

ndasmu

Celotehan “Ndasmu” Bocor ke Publik, Jubir Prabowo: Candaan ke Kader-kader



Berita Baru, Yogyakarta – Juru bicara (Jubi) Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak buka suara mengenai ucapan bosnya yang menyebut ‘ndasmu etik’ dalam salah satu video yang viral di media sosial X. Dahnil mengatakan ucapan Prabowo tersebut hanya bercanda.

“Pak Prabowo senang bercanda, itu becandaan Pak Prabowo ke kader-kader Gerindra, seribu persen bercanda. Pak Prabowo hubungannya dengan Pak Ganjar baik, dengan Pak Anies baik. Bercanda ke sesama sahabat,” ungkap Dahnil dikutip dari detik.com, Sabtu (16/12).

Ucapan Prabowo soal ‘ndasmu etik’ itu sebelumnya ramai diperbincangkan netizen di X pada Sabtu, (16/12). Dalam video berdurasi pendek yang tersebar di X (dulu Twitter), Prabowo mengatakan: “Bagaimana perasaan Mas Prabowo? Soal etik, etik, etik. Ndasmu etik,” kata Prabowo dalam video tersebut. Video itu diduga terjadi dalam acara internal Partai Gerindra yang dihadiri para kader.

Ucapan “ndasmu etik’ ini diduga berkaitan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai batas usia capres-cawapres. Putusan MK inilah yang melanggengkan jalan Gibran Rakabuming Raka, untuk menjadi cawapres Prabowo kendati belum berusia 40 tahun. Imbas dari putusan ini, Ketua MK Anwar Usman yang juga paman Gibran dijatuhi sanksi pencopotan dari jabatan Ketua MK karena dianggap melanggar etik.

Terkait video tersebut, Dahnil Anzar mengatakan ucapan Prabowo di hadapan kader Gerindra tersebut dalam konteks bercanda. Menurut Dahnil, tidak ada unsur serius dalam ucapan Prabowo tersebut. Dahnil mengatakan maksud ucapan Prabowo itu adalah mengajak semua pihak mengoreksi diri masing-masing dan tidak menilai buruk pihak lain.

“Maksud Pak Prabowo, mari sama-sama kita periksa isi pikiran kita, isi hati kita, semacam refleksi akhir pekanlah, jangan seperti orang yang ditolak cintanya, namun kemudian habis-habisan menjelek-jelekkan sang pujaan hati,” kata dia.

Dahnil berkelit bahwa juru bicara Anies Baswedan juga pernah bicara soal Gibran cocok menjadi cawapres mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. “Tiga bulan lalu, kan juru bicara resmi Pak Anies juga mengatakan kalau Pak Anies dan Mas Gibran akan jadi pasangan yang cocok. Bahkan juru bicara resmi Anies Baswedan mengatakan: Gibran cocok untuk menjadi wapresnya Pak Anies selama dua periode,” ucap Dahnil.

Tak hanya dari kubu Anies, menurut Dahnil, kubu Ganjar Pranowo pun pernah bicara peluang Gibran menjadi cawapres. Wacana itu, kata Dahnil, pernah dilontarkan oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani. “Pun demikian Mas Ganjar, sejak awal Mbak Puan membuka pintu kemungkinan Mas Gibran jadi wakilnya Mas Ganjar,” kata dia.