Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Meski Tampil Mengesankan, PSS Gagal Amankan 3 Angka

Meski Tampil Mengesankan, PSS Gagal Amankan 3 Angka

Berita Baru, Sleman – Skuad Super Elang Jawa, PS Sleman kembali gagal memtik angka penuh perdana dalam gelaran Piala Menpora 2021. PSS harus puas berbagi 1 poin dengan Persela Lamongan pada matchday ke-2 grup C di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung (28/03/2021) sore.

PSS maupun Persela Lamongan sama-sama menargetkan poin penuh pada laga ini. PS Sleman melakukan rotasi beberapa pemain. Pemain-pemain baru dan pemain asing ditampilkan dalam starting line-up laga kedua di Piala Menpora. Dengan formasi 4-3-3 skuad asuhan Dejan Antonic berupaya meraih kemenangan perdana.

Sementara itu, Persela Lamongan juga menampilkan skuad terbaiknya. Laga ini merupakan laga perdana dalam gelaran Piala Menpora 2021 grup C. Tim asuhan Didik Lulianto ini menampilkan formasi 4-3-3 untuk membendung perlawanan PSS.

Peluit tanda dimulainya pertandingan ditiup oleh wasit,

PSS langsung berinisiatif untuk menguasai pertandingan. Beberapa peluang tercipta namun masih berhasil diredam oleh pertahanan Persela Lamongan.

Peluang berarti tercipta dari PSS saat memasuki babak kedua. Pada menit ke-60, PS Sleman hampir saja resmi mengubah angka. Bola operan silang dari Nicolas Vellez membentur kaki bek Persela. Bola hampir saja melewati garis gawang, namun kiper Persela, Dwi Kusnanto dengan sigap berhasil menghalau bola liar tersebut.

Skuad dari bumi sembada ini terus melancarkan serangan. Peluang kembali diciptakan melalui kaki dari Arsyad Yusgiantoro. Namun tendangan keras ini masih melebar dari gawang Persela

Persela pun mulai berani mengambil alih penyerangan. Beberapa kali peluang tercipta. Namun tangguhnya pertahanan laskar sembada membuat Persela masih belum menemui hasil.

Bahkan, salah satu serangan Persela membuat bek PSS, Fabiano harus melakukan tekel keras. Tekel kerasnya ini membuatnya diganjar kartu merah oleh wasit pada menit ke-88. Sehingga anak asuh Dejan Antonic harus menjalani laga dengan 10 pemain.

Peluang emas bagi PS Sleman tercipta di menit 91 melalui titik penalti. Setelah bek Persela melakukan handsball di kotak terlarang.  Aaron Evans ditunjuk sebagai algojo penalti ini. Namun sayang tendangan keras Evans ke sisi kanan gawan Persela berhasil ditangkap oleh kiper Laskar Joko Tingkir, Dwi Kusnanto.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor kacamata tetap bertahan. Dengan hasil ini membuat PSS sementara ada di peringkat 3 grup C. Sedangkan Persela Lamongan bertengger di peringkat 4 klasemen grup C dari 1 pertandingan yang telah dijalaninya.