Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Pemkot Jogja

Pemkot Jogja Pastikan Siap untuk Melancarkan Pemilu 2024



Berita Baru, Yogyakarta Pemkot Jogja bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta memastikan kesiapan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang berlangsung pada tanggal 14 Februari 2024 berjalan dengan tertib dan lancar.

Ketua Divisi Teknis KPU Kota Yogyakarta Erizal menyampaikan, tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilu Tahun 2024 naik hingga 84 persen dibandingkan dengan Tahun 2019 yang mencapai 77,5 persen.

Tentunya hal tersebut tidak terlepas dari masyarakat Kota Yogyakarta yang antusias dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024.

Untuk tahun ini Kota Yogyakarta memiliki 1.928 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan 14 TPS khusus yang tersebar untuk warga yang berada di Rutan, Lapas, maupun Pondok Pesantren yang berada di Kota Yogyakarta namun warga luar daerah.

Erizal mengatakan, ada tiga kategori dalam pemilihan umum tahun ini, yakni yang pertama Daftar Pemilih Tetap (DPT). Bagi DPT dapat mencoblos di TPS setempat mulai dari pukul 07.00 sampai 13.00 WIB. Dimana pemilih DPT untuk tahun 2024 berjumlah 321.645 orang, sedangkan DPTb sekitar 12.000 orang.

Sementara, bagi Daftar Pemilihan Tambahan (DPTb) dapat membawa formulir pindah memilih untuk diberikan ke TPS tujuan dan hadir pada pukul 11.00 WIB sampai 13.00 WIB.

“Dengan jumlah peserta pemilu yang lebih banyak dibandingkan lima tahun sebelumnya, namun keberlangsungan Pemilu 2024 sampai saat ini antusias dari warga sangat tinggi dan berjalan tertib,”jelasnya saat memberikan sambutan pada Jumpa Pers, Senin (12/2) di Ruang Yudhistira Balaikota Yogyakarta.

Namun, pihaknya menghimbau bagi warga Kota Yogyakarta untuk hadir sesuai dengan saran waktu kehadiran yang tercantum pada Form Model C Pemberitahuan yang segera dibagikan oleh petugas di wilayah.

Pihaknya menambahkan, selain DPT dan DPTb adapun Daftar Pemilih Khusus (DPK) yang mempunyai identitas kependudukan atau Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) tetapi belum terdaftar dalam DPT dan DPTb.

Bagi DPK disarankan untuk datang ke TPS sesuai dengan alamat yang tertera di KTP-el mulai pukul 12.00 sampai 13.00 WIB atau satu jam sebelum TPS ditutup.

Tak hanya itu, dalam Pemilu 2024 bagi pemilih disabilitas di Kota Yogyakarta akan difasilitasi dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

Sampai saat ini disabilitas di Kota Yogyakarta berjumlah lebih dari 270 orang, Disabilitas Fisik 1580 orang, Disabilitas Intelektual 195 orang,  Disabilitas Tunanetra 274 orang yang tersebar di 14 Kemantren yang ada di Kota Yogyakarta yang akan mengikuti Pemilu 2024.

“Saat pemungutan suara berlangsung bagi difabel dapat didampingi keluarga maupun Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat. Selain itu akan ada fasilitas lainnya seperti kursi roda, tangga khusus difabel, alat bantu suara bahkan meja yang menyesuaikan disabilitas untuk melakukan pencoblosan. Semuanya sudah dipersiapkan,”ungkapnya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo berharap, dengan kepadatan yang akan dihadapi saat pelaksanaan Pemilu 2024, baik KPPS ataupun peserta Pemilu 2024 untuk selalu menjaga kondisi tubuh agar pelaksanaan berjalan dengan lancar, tertib, dan jujur.

“Pada seluruh anggota KPPS maupun peserta Pemilu 2024 untuk selalu mempersiapkan kondisi badan. Memang hari Pemilu 2024 ini sangat dinantikan. Tetapi jangan sampai begadang terlalu larut. Seimbangkan bernutrisi, kesiapan fisik dan kebugaran, sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,”imbuhnya.

Tak hanya itu, Singgih juga mengungkapkan, seluruh pihak terkait ikut serta dalam menyiapkan sarana prasarana dalam kesiapsiagaan yang kemungkinan akan terjadi seperti di bidang kesehatan maupun ketertiban.

“Semua sudah disiapkan dengan matang, bahkan di puskesmas di 14 Kemantren pada tanggal 14 Februari 2024 tetap buka sampai pukul 16.00 WIB. Untuk posko kesehatan juga standby. Diharapkan ini bisa memberikan kesiapan layanan baik bagi anggota maupun masyarakat yang ada di Kota Yogyakarta. Semoga Pemilu 2024 berjalan dengan tertib dan damai,”ujarnya. (disadur dari website resmi Pemkot Jogja)