Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Muafi Nazier pinta pihak berwenang untuk usut tuntas terorisme

Terjadi Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, IKPM JATIM-DIY : Usut Tuntas!

Berita Baru, Yogyakarta – Beredar kabar bahwa telah terjadi penangkapan terhadap sedikitnya enam orang yang diduga merupakan pelaku teror di Jawa Timur (Jatim) pada Minggu (15/08/2021) dan Senin (16/08/2021).

Selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Jatim Komisaris Besar (Kombes) Polisi (Pol), Gatot Repli Handoko menyampaikan, sebagaimana dikutip dari CNNIndonesia.com, bahwa pada Minggu (15/08/2021), Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap dua orang terduga pelaku teror.

Sedangkan pada Senin (16/08/2021), Gatot melanjutkan, pasukan elit antiteror itu membekuk empat orang terduga melakukan tindakan teror.

“Update, satu Lamongan, satu dari Tuban, satu dari Surabaya, satu Sidoarjo, satu Malang, dan satu lagi terduga asal Jombang ditangkap di Karanganyar, Jawa Tengah,” ujar Gatot dengan merinci asal maupun lokasi enam orang tersebut.

Mendapat informasi tersebut, Ketua Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Jawa Timur Daerah Istimewa Yogyakarta (IKPM JATIM-DIY), Muafi Nazier tergugah untuk ikut mengambil sikap atas kondisi yang terjadi di Jawa Timur.

Muafi, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa radikalisme merupakan satu hal yang sangat membahayakan karena dapat merongrong keutuhan dalam berbangsa dan bernegara.

“Kita semua sudah tahu bahwa paham radikalisme merupakan paham yang sangat membahayakan, sebab paham ini tidak membuka ruang bagi masyarakat yang beragam dari segi agama, bahasa, dan kebudayaan untuk hidup berdampingan,” ujar Muafi dalam pers rilisnya.

IKPM JATIM-DIY, Muafi melanjutkan, bersepakat untuk bersama-sama mengutuk keras tindakan radikal dan oknum yang diduga berpaham radikalisme, serta mendukung penuh upaya Pemerintah Jawa Timur, Polri, TNI, BNPT, dan masyarakat umum untuk memberantas keberadaan paham radikalisme di Jawa Timur.

“Tidak ada alasan bagi kami untuk menerima paham itu (radikalisme) untuk hidup dan berkembang di tengah kemajemukan masyarakat Jawa Timur. Oleh sebab itu, kami mengutuk keras tindak-tanduk radikalisme, karena dapat membahayakan keutuhan dan ketenteraman masyarakat,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, IKPM JATIM-DIY menyatakan sangat prihatin atas adanya tindakan terorisme di Jawa Timur yang masih berkembang sampai saat ini, serta mengecam dan mengutuk keras atas tindakan terorisme dalam bentuk apapun.

Selanjutnya, IKPM JATIM-DIY mendukung penuh langkah-langkah pemerintah dan aparat keamanan untuk mengusut tuntas atas tindakan atau motif yang memicu timbulnya tindakan terorisme hingga ke akar-akarnya serta memohon kepada pihak berwenang untuk memprosesnya secara hukum.

Lebih lanjut, mereka memohon kepada Pemerintah Jawa Timur untuk melakukan penguatan partisipasi masyarakat dalam membangun harmoni kebhinnekaan, serta melakukan penguatan terhadap pentingnya nilai-nilai toleransi.

Di sisi lain, IKPM JATIM-DIY mengajak serta merangkul seluruh mahasiswa dan masyarakat untuk bersama-sama memberantas dan menolak aksi terorisme di lingkungan Jawa Timur.